(HPV )Penyakit Kulit Virus Human Pappiloma : Menyerupai Manusia akar / manusia Pohon
HPV atau Human Papilloma Virus adalah sejenis virus yang menyerang manusia. Terdapat lebih dari 100 tipe HPV dimana sebagian besar tidak berbahaya, tidak menimbulkan gejala yang terlihat dan akan hilang dengan sendirinya. Infeksi HPV paling sering terjadi pada kalangan dewasa muda (18-28 tahun). Lebih dari 95 persen dari kanker serviks disebabkan oleh virus yang dikenal sebagai Human Papilloma Virus (HPV)
HPV merupakan virus DNA famili Papovaviridae (papovaviruses), DNA virus terdiri dari double strand dan sirkular dengan 5-8 gen dan virus ini tidak berselubung. Virus ini menginfeksi sel pipih epitelium dan menyebabkan keadaan hiperplasia dari sel epitel pipih
- Virus HPV (Human Papilloma Virus )
Human Papilloma Virus (HPV-2) dapat menyebabkan penyakit penumbuhan kutil raksasa. Penyakit tersebut bukan akibat faktor genetik melainkan disebabkan oleh virus human papilloma virus (HPV),tetapi pada kasus Dede si Manusia Akar, ia memiliki kelainan genetik pertumbuhan kutil yang terus membesar juga disebabkan lemahnya jaringan sel darah putih dalam tubuh sehingga virus yang menggerogoti berkembang ganas, virus ini menyebabkan penyakit :Epidermodisplasia verruciformis (EV) dan giant cutaneous horn.Penyakit yang secara medis disebut epidermo ( kulit ari) dysplacia (salah tempat perkembangan) verucca (kutil). Kutil sejenis tumor jinak pada kulit berasal dari penebalan kulit luar yang berlebihan, bentuk kutil bisa besar-besar atau kecil-kecil, biasanya kalau dipegang tidak sakit, dan bila sudah sangat besar bisa berdarah kalau luka lecet, bila sudah besar bentuknya seperti bunga kol.
- Apa yang terjadi ketika seseorang terinfeksi oleh HPV?
Orang yang terinfeksi dengan HPV tidak menunjukan gejala atau masalah kesehatan. Setelah terinfeksi, virus HPV berdiam di lapisan epitel kulit dan bertambah banyak. Masa mulai masuknya virus sampai munculnya gejala klinis seperti kutil dan kelainan epitel bisa dalam waktu mingguan sampai tahunan. Tipe HPV lain dapat menyebabkan sel normal di tubuh menjadi abnormal, dan dapat menyebabkan kanker seiring waktu.
- Siapa saja yang ber-resiko tertular infeksi HPV?
Semua orang beresiko tertular infeksi HPV. HPV dapat ditularkan oleh hubungan partner berlawanan atau sesama jenis, bahkan jika partner yang ter-infeksi tidak memiliki gejala. Saat ini banyak orang yang beranggapan jika saya atau pasangan tidak berganti-ganti pasangan, maka saya tidak mungkin terkena infeksi HPV. Pandangan ini sebenarnya salah, karena nyata-nya kasus kanker serviks banyak terjadi pada ibu rumah tangga yang tidak pernah berganti-ganti pasangan baik dirinya maupun pasangannya.
- Penderita
Setelah Virus Human Pappiloma yang parah (HPV) menginfeksi, Dede Koswara, 35 tahun seorang nelayan Indonesia, dijuluki sebagai "manusia pohon" karena kutil keriput di seluruh tubuhnya. Dia pertama kali melihat kutil di tubuhnya setelah memotong kutil di lututnya saat remaja. Seiring waktu, dengan kondisinya yang semakin parah Dede dipecat dari pekerjaannya, ditinggalkan oleh istrinya dan dijauhi oleh tetangganya karena penyakit kulit HPV yang dideritanya. Dia memiliki dua orang anak. Setelah kasusnya di publikasikan dengan luas, sumbangan dari masyarakat dan bantuan pemerintah memungkinkannya untuk mendapatkan pengobatan. Pada tahun 2008, enam kilo kutil berhasil dilepas dari tubuhnya.
- Pencegahan HPV
Untuk mengurangi risiko, yang terbaik untuk memiliki hubungan seksual yang saling monogami dengan pasangan yang tidak terinfeksi. Namun perlu diingat, banyak orang tidak tahu jika mereka terinfeksi. Vaksin HPV dapat melindungi pria dan wanita terhadap beberapa tipe HPV yang paling sering menyebabkan penyakit. Vaksin HPV diberikan dalam tiga dosis selama enam bulan dan sudah dapat diberi mulai umur 9 tahun untuk laki-laki dan perempuan. Sangat penting untuk menerima tiga dosis vaksin untuk mendapatkan perlindungan terbaik. Vaksin paling efektif bila diberikan sebelum kontak seksual pertama seseorang, sebelum laki-laki/wanita tersebut memiliki kemungkinan terpapar HPV. Bagaimanapun lebih baik mencegah daripada mengobati
- TERAPI
Terapi penyakit yang disebabkan oleh EV ini dapat dilakukan; diberikan asam salisilat atau asam laktat bila lesi masih kecil, bila sudah mencapai 40% dapat ditambahkan dengan asam trikloroasetat (TCA); bisa juga dilakukan pembekuan dengan cara cryoterapi dengan nitrogen cair; kemoterapi dengan bleomicin; atau bisa juga dibakar.
Setelah Virus Human Pappiloma yang parah (HPV) menginfeksi, Dede Koswara, 35 tahun seorang nelayan Indonesia, dijuluki sebagai "manusia pohon" karena kutil keriput di seluruh tubuhnya. Dia pertama kali melihat kutil di tubuhnya setelah memotong kutil di lututnya saat remaja. Seiring waktu, dengan kondisinya yang semakin parah Dede dipecat dari pekerjaannya, ditinggalkan oleh istrinya dan dijauhi oleh tetangganya karena penyakit kulit HPV yang dideritanya. Dia memiliki dua orang anak. Setelah kasusnya di publikasikan dengan luas, sumbangan dari masyarakat dan bantuan pemerintah memungkinkannya untuk mendapatkan pengobatan. Pada tahun 2008, enam kilo kutil berhasil dilepas dari tubuhnya.
- Pencegahan HPV
Untuk mengurangi risiko, yang terbaik untuk memiliki hubungan seksual yang saling monogami dengan pasangan yang tidak terinfeksi. Namun perlu diingat, banyak orang tidak tahu jika mereka terinfeksi. Vaksin HPV dapat melindungi pria dan wanita terhadap beberapa tipe HPV yang paling sering menyebabkan penyakit. Vaksin HPV diberikan dalam tiga dosis selama enam bulan dan sudah dapat diberi mulai umur 9 tahun untuk laki-laki dan perempuan. Sangat penting untuk menerima tiga dosis vaksin untuk mendapatkan perlindungan terbaik. Vaksin paling efektif bila diberikan sebelum kontak seksual pertama seseorang, sebelum laki-laki/wanita tersebut memiliki kemungkinan terpapar HPV. Bagaimanapun lebih baik mencegah daripada mengobati
- TERAPI
Terapi penyakit yang disebabkan oleh EV ini dapat dilakukan; diberikan asam salisilat atau asam laktat bila lesi masih kecil, bila sudah mencapai 40% dapat ditambahkan dengan asam trikloroasetat (TCA); bisa juga dilakukan pembekuan dengan cara cryoterapi dengan nitrogen cair; kemoterapi dengan bleomicin; atau bisa juga dibakar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar